Ini Alasan Pelaku Pembunuhan Sadis di Gorontalo
Cari Berita

banner fix 2019

banner fix 2

Ini Alasan Pelaku Pembunuhan Sadis di Gorontalo

Saturday, March 23, 2019




KAMIUPDATE.COM - Tersangka perampokan yang berujung pembunuhan di Jalan Panjaitan, Kelurahan Limba U1, Kota Selatan, Kota Gorontalo akhirnya berhasil diringkus aparat kepolisian, Jumat (22/3/2019).

Tersangka berinisial K alias Kartoyo (34) ditangkap di Kecamatan Bajo, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dia mengaku khilaf atas penyerangan keluarga Pangkong yang menewaskan Sintia Haryono (70) dan Simon Pangkong (49) yang merupakan ibu dan anak. Sementara Yohanes Pangkong (80) dan Imelda Pangkong (46) yang merupakan ayah dan anak masih dirawat di rumah sakit.

Tersangka yang teridentifikasi berprofesi sebagai ahli kunci duplikat ini kepada polisi saat diamankan di Polda Sulsel mengaku bahwa awalnya dirinya hanya berniat untuk mencuri. Namun naas ketahuan oleh penghuni rumah. Saat itu, K alias Kartoyo masuk melalui pintu depan menggunakan linggis. Aksinya pun ketahuan sempat oleh Imelda Pangong, sang anak.


Ketika berada di dalam rumah, tersangka K alias Kartoyo bertemu dengan Simon Pangkong di lantai 2 dan terjadi perkelahian. Sang ibu, Sintia Haryono, yang terbangun dari tidur pun membantu anaknya Simon Pangkong untuk membela diri.

Meski kalah jumlah, tersangka K alias Kartoyo yang bermodal pisau dapur berhasil melumpuhkan keduanya. Bahkan, Simon tewas di tempat bersimbah darah.

Saat turun dari lantai 2, tersangka K alias Kartoyo bertemu dengan Yohanes Pangkong dan Imelda. Keduanya pun dilumpuhkan menggunakan pisau dapur tadi. Kemudian melarikan diri lewat bagian belakang rumah.

Di hadapan polisi, tersangka K alias Kartoyo mengaku bahwa dirinya berniat mencuri karena himpitan ekonomi.

“Mau bayar utang komdan,” ungkap tersangka namun karena ketahuan, akhirnya dia berbuat nekat.

Sementara sejumlah barang bukti pun berupa pisau dapur dan linggis, diakui tersangka, didapatkan dari rumah korban. “Saya masuk lewat pagar, linggisnya saya dapat di depan rumah itu pak,” katanya.

Meski demikian, polisi masih akan terus mengembangkan kasus tersebut, dimana saat berita ini dilansir, tersangka sedang dalam perjalanan menuju Gorontalo dari Sulsel.

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Wahyu Tri Cahyono SIK ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu data lengkap dari Satuan Reskrim Polres Gorontalo Kota.

“Nanti kalau datanya sudah lengkap semua akan kami sampaikan lewat konfrensi pers,” tegas Wahyu.