Gak Nyangka! Subkhan Petani Bawang yang Curhat ke Sandiaga Jadi Tersangka Kasus Memalukan
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

Gak Nyangka! Subkhan Petani Bawang yang Curhat ke Sandiaga Jadi Tersangka Kasus Memalukan

Thursday, March 14, 2019





Kamiupdate.com - Ingat Moh Subkhan (46)? Ia adalah seorang petani bawang merah asal Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jateng. Namanya sempat jadi perbincangan kala curhatannya sambil menangis tentang harga bawang kepada Sandiaga Uno di duga setingan.

Kini namanya kembali masuk pemberitaan karena terlibat kasus memalukan. Ya, dilansir dari Detik.com, (13/3), Subkhan berurusan dengan pihak kepolisian dan sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan.


Pria yang diketahui sebagai mantan anggota KPU Brebes ini dilaporkan menganiaya orang berusia lanjut, bernama Sukro (60), Warga Randusari Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal.

KBO Satreskrin Polres Brebes, Iptu Triyatno, menjelaskan kasus dugaan penganiayaan oleh Subkhan akan segera masuk dalam gelar perkara.



"Sudah lengkap semua. Hasil visum dan saksi saksi sudah dimintai keterangan. Hari ini adalah agenda tentang gelar perkara soal kasus Subkhan ini," ungkap jelas oleh Triyatno.

Penganiayaan itu diduga dilakukan di sebuah jalan masuk Dukuh Tegalglagah Kidul, Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Brebes.

Kejadian awalnya bermula, saat Sukro dan seorang warga lainnya, yaitu Abdullah, sedang berada di jalan untuk memperbaiki baliho gambar salah satu calon legislatif yang miring. Tak lama setelah itu, sebuah mobil yang ditumpangi oleh Moh Subkhan langsung saja menghampiri Sukro.


"Dalam laporannya ini, Moh Subkhan menghampiri Sukro awalnya untuk menanyakan perihal tentang pembuatan video yang berisi pernyataan dirinya yang gila. Namun mereka langsung, saling adu mulut dan saling dorong - dorongan yang kini diduga berakhir dengan pemukulan oleh Moh Subkhan terhadap Sukro," ungkap jelasnya.

Insiden memalukan itu mengakibatkan Sukro mengalami luka-luka di bagian bibirnya dan dada sesak akibat dorongan.

Namun hingga saat ini Moh Subkhan belum mengakui perbuatannya tersebut.

"Tangan saya sama sekali tidak memukul. Saya berani sumpah atas nama Allah. Justru Sukro yang telah mencakar leher saya hingga terluka," kata Subkhan sambil menunjukan bekas luka cakar yang ada di lehernya.