Fakta dan Kronologis Kejadian Pembunuhan di Reremi Manokwari Versi Kepolisian
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

Fakta dan Kronologis Kejadian Pembunuhan di Reremi Manokwari Versi Kepolisian

ALDI BIMANTARA
Sunday, March 3, 2019




KamiUpdate.com-Manokwari Perihal kejadian penembakan terhadap warga sipil yang merupakan pelaku pembacokan terhadap anggota satuan Brimob Polda Papua barat di wilayah Kabupaten Manokwari tepatnya di kawasan Reremi. Berikut ditampilkan fakta-fakta yang berhasil dihimpun kontributor KamiUpdate.com di Manokwari pada Hari Sabtu, (02/03) kemarin.

1. Lokasi, Waktu, Korban

Pada hari Sabtu tanggal 02 Maret 2019 sekitar pukul 19.45 WIT bertempat di Komplek Gereja Bethel Indonesia Jl.Reremi Permai Kabupaten Manokwari, telah terjadi penembakan terhadap warga masyarakat saudara Septer Dowansibu yang merupakan pelaku pembacokan terhadap salah seorang anggota Satuan Brimob Polda Papua Barat An. Bripka Abdon Nandatorey sehingga Anggota Satuan Brimob Polda Papua Barat tersebut mengalami luka sabetan parang pada bagian tangan sebelah kiri.

2. Kronologis Kejadian

1)   Sekitar pukul 19.45 WIT telah terjadi aksi pemalangan jalan raya di Komplek Gereja Bethel Indonesia Jl. Reremi permai Kabupaten Manokwari oleh warga masyarakat Suku Arfak yang diakibatkan adanya penembakan terhadap warga masyarakat Septer Dowansibu hingga meninggal dunia yang merupakan pelaku pembacokan terhadap salah seorsng anggota Brimob Polda Papua Barat An. Bripka Abdon Nandatorey sehingga anggota satuan brimob tersebut mengalami luka sabetan parang pada bagian telapak tangan sebelah kiri dan dilarikan ke Rumah Sakit AL Fasharkan Manokwari Papua barat.

2)  Pada pukul 20.45 WIT anggota Polres Manokwari yang sedang piket saat itu tiba di TKP yang dipimpin Kasat Sabhara Polres Manokwari, Iptu Siswanto

3)     Pada pukul 21.05 WIT Kasat Brimob Polda Papua barat tiba di TKP 

4)     Pada pukul 21.10 WIT Tim identifikasi Polres Manokwari tiba di TKP dan langsung memasang garis polisi guna penyelidikan atau olah TKP


5)  Pukul 21.15 WIT, Jenasah Alm, Sdr. Septer dowansiba dibawa ke RSUD Manokwari dengan menggunakan kendaraan Patroli Polres Manokwari, guna dilakukan visum 

·    Selain itu berdasarkan pendapat pelapor yang tidak ingin disebutkan namanya, kepada kontributor KamiUpdate.com di Manokwari (02/03) mengatakan bahwa dari kejadian tersebut mengakibatkan kerugian materil dan personil, dimana kerugian materil berupa 2 butir kelongsong milik Bripka Abdon Nandatorey dan personil yaitu Bripka Abdon Nandatorey yang mengalami luka sabetan parang pada bagian telapak tangan sebelah kiri. Sedangkan saudara Septer dowansiba meninggal dunia yang sebelumnya mengalami luka sabetan parang pada bagian dada sebelah kanan.

Hingga berita ini dilaporkan, belum diketahui penyebab awal terjadinya kejadian tersebut, namun informasi yang didapat dilapangan bahwa Sdr. Septer Dowansiba dalam kondisi mabuk dan melakukan pembacokan terhadap anggota Satuan Brimob Polda Papua Barat an, Bripka Abdon Nandatorey, sehingga terjadi penempakan yang dilakukan oleh Anggota Satuan Brimob Polda Papua barat An. Bripka Abdon Nandatorey terhadap saudara Septer dowansiba.