Bupati Jayawijaya Rendam Kepala Kampung Pembuat Minuman Keras Oplosan
Cari Berita

banner fix 2019

banner fix 2

Bupati Jayawijaya Rendam Kepala Kampung Pembuat Minuman Keras Oplosan

Friday, March 8, 2019


Terlihat di dalam kolam, tiga orang yang salah satunya adalah oknum kepala kampung berinisial AK yang ikut direndam karena diduga kuat terlibat pembuatan dan peredaran minuman keras yang selama ini menjadi fokus pemerintah dan aparat terkait untuk dihilangkan.  


KAMIUPDATE.COM - Wamena, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua merendam seorang kepala kampung berinisial AK dan dua rekannya di dalam kolam di samping kantor bupati karena kedapatan terlibat memproduksi serta menjual minuman keras oplosan di wilayah itu.

Bupati Jhon Richard di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Senin, mengatakan sanksi merendam sudah diberlakukan sejak beberapa waktu lalu, dan kini kedapatan lagi tiga orang, termasuk kepala kampung.

Selain sanksi merendam di dalam kolam dengan air sebatas dada orang dewasa, bupati mengatakan mereka akan diberikan juga sanksi pemerintahan karena sudah ada komitmen sebelumnya untuk memberantas minuman keras.

"Saya akan panggil Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) untuk merespons ini guna memberikan contoh kepada kepala-kepala kampung yang lain," katanya.

Menurut bupati, setelah gencar dilakukan razia peredaran dan pembuatan minuman keras beralkohol di wilayah Wamena kota, kini pembuat minuman oplosan bergeser dan memulai usaha mereka di wilayah pinggiran.

Walau mereka sudah bergeser memproduksi minuman kerasker wilayah pinggiran, bukan berarti pemerintah akan diam dan membiarkan mereka melakukan oplosan dan tindakannya. Kita akan terus kejar, katanya.

Ia mengimbau 40 kepala distrik dan 327 kepala kampung lainnya agar tidak terlibat dalam pembuatan minuman beralkohol karena sanksinya direndam.

Kalau ada kepala kampung lagi yang terlibat dalam pembuatan minuman keras maka akan diproses secara hukum dan secara pemerintahan kita akan melihat untuk memberhentikan dari jabatan kepala kampung, katanya.

Oknum kepala kampung Wamena ditangkap oleh aparat kepolisian dari Polsek Wamena Kota setelah menginterogasi seorang penjual minuman keras di wilayah Hom-Hom.

Setelah diamankan dan diinterogasi oleh Kepolisian, mereka mengaku membuat minuman keras tersebut di rumah kepala kampung di Wamena, kata Kapolsek Wamena Kota AKP Viky Pandu.