Ani Yudhoyono Dilarang Minum Air yang Sudah Dibuka Lebih dari 2 Jam: Ternyata Itu Berlaku untuk Semua Orang
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

Ani Yudhoyono Dilarang Minum Air yang Sudah Dibuka Lebih dari 2 Jam: Ternyata Itu Berlaku untuk Semua Orang

Friday, March 8, 2019





Kamiupdate.com - Kabar terbaru tentang istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono datang dari menantunya, Annisa Pohan.

Melalui Instagram Story, Annisa Pohan bercerita mengenai Ibu Mertuanya yang tengah dirawat di Singapura karena mengidap kanker darah tersebut harus menghadapi aturan ketat dalam minum air minum kemasan.

Wanita yang akrab disapa dengan Ibu Ani Yudhoyono kini tidak boleh minum air kemasan yang sudah dibuka lebih dari waktu 2 jam.

Karena Memang tidak boleh minum air yang sudah 2 jam terbuka, jadi kita cari botol kecil yang tidak sampai dalam waktu 2 jam habis.", tulis Annisa pada instagram story.

Annisa pun sempat mengupload foto botol kemasan air minum yang selama ini diminum oleh Ibu Ani Yudhoyono.

Namun yang kita ketahui, Annisa tidak menjelaskan mengenai alasan mengapa Ibu Ani Yudhoyono harus sampai menghadapi aturan yang super ketat saat ingin minum air.

Padahal selama ini masih banyak orang yang meminum air kemasan masih tetap meminumnya meski botolnya sudah dibuka lebih dari 2 jam.

Dalam beberapa kondisi air minum kemasan yang kita beli juga bisa saja baru habis setelah berhari-hari kita buka.

Apalagi kita untuk air minum kemasan dengan ukuran 1.500 mililiter, yang tak mungkin kita habiskan dalam waktu sekejap.

Itu sebuah kebiasaan, faktanya ketentuan tersebut memang berlaku untuk semua air minum dalam bentuk kemasan, dan untuk semua orang (sehat ataupun sakit).

Sebab air minum kemasan sebaiknya disimpan dengan baik agar tidak terkontaminasi oleh bakteri.

Kontaminasi yang dimaksud disini adalah tidak sebatas kontaminasi air, tapi juga cahaya dan udara, yang sama-sama dapat menumbuhkan yang namanya bakteri.

Jadi, mulai sekarang kita sebaiknya segera menghabiskan air minum kemasan setelah dibuka, ya dan jangan disimpan lagi.