Terjerat Utang Karena Trading Salah Satu Mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta Kediri Ditangkap Oleh Oknum Kepolisian
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

Terjerat Utang Karena Trading Salah Satu Mahasiswa di Perguruan Tinggi Swasta Kediri Ditangkap Oleh Oknum Kepolisian

Tuesday, February 19, 2019



ATM BNI YANG DIRUSAK OLEH PELAKU DI KEDIRI.


KAMIUPDATE.COM – Kediri, Wildan Afrilino Islachi Usia 23, Seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kediri kini harus menerima nasibnya. Dia harus mendekam di dalam kerangkeng kantor polisi gara-gara kencanduan trading online.

Lho, kok bisa? Tentu saja. Sebab, akibat kegilaannya pada trading online itu utangnya menumpuk. Nah, untuk melunasi utang-utangnya itu dia berulah. Membobol mesin ATM untuk diambil uangnya. Beruntung, ulah buruknya itu ketahuan. Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Kediri itupun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Aksi nekat Wildan berlangsung Kamis (14/2), sekitar pukul 03.00 WIB. Yang dia bobol adalah ATM BNI di Jalan Dr Soetomo, Pare. Dia berusaha membobol mesin uang itu dengan cara menggergaji brankas penyimpan uang di bagian bawah.

PELAKU YANG DIAMANKAN OLEH POLISI DI KEDIRI


Pemuda yang saat diwawancarai kemarin mengenakan celana selutut berpadu dengan kaos biru itu mengaku melakukan upaya pembobolan dua kali. Yang pertama dia berupaya menggasak uang ATM di wilayah Pesantren, Kota Kediri.

“Namun saat itu gagal. Karena waktu itu mesinya tidak mau terbuka,” akunya dengan suara datar dan wajah biasa-biasa saja. Tak terlihat beban kesalahan di gurat wajahnya itu.

Mahasiswa ini tergolong pantang menyerah. Gagal di percobaan pertama dia lakukan lagi tiga hari berselang. Kali ini aksinya berpindah di Jalan Dr Soetomo Pare. Menunggu suasana menguntungkan bagi aksinya. Yaitu suasana sepi di sekitar ATM. Dia pun memilih pagi buta.

Untuk memperlancar aksinya, Wildan mengatakan berdandan layaknya pegawai bank. Lengkap dengan ID card yang terkalung di lehernya. Dia juga melengkapi dengan rambu bertuliskan ‘RUSAK’ di pintu ruang ATM. Agar tidak ada orang yang berniat mengganggu aksinya.

Hanya, dewi keberuntungan tidak berpihak seperti harapannya. Ketika sedang berusaha membobol ATM untuk kedua kalinya, dia dipergoki oleh Rian Ardiyanto. Pria yang sehari-hari berjualan nasi goreng di dekat lokasi. “Saat itu saksi melihat ada percikan api dari ruang mesin ATM,” kata Kapolsek Pare AKP Mustakim.

Karena curiga, Rian memberitahu warga sekitar. Kemudian mereka melaporkan hal itu ke polisi. Polisi pun segera meringkus sang pencuri sial itu.

Kenapa nekat membobol ATM? Dengan entengnya Wildan menjawab bahwa dia tak ingin merampok orang secara langsung. Karena membobol ATM tidak merugikan orang lain. “Saya tidak mau merugikan orang lain secara personal. Kalau mesin ATM kan (uangnya) ada asuransinya,” dalihnya.

Lalu, apa yang menyebabkan dia senekat itu? Ternyata hal itu dipicu oleh kegemarannya bermain trading online. Hal yang sudah biasa dia lakukan sejak masuk bangku kuliah. Tanpa sadar, utangnya kian menumpuk. Sementara, dia tak bisa meminta bantuan sang ibu karena sedang bekerja di luar  negeri. Sedangkan sang ayah tak dia ketahui rimbanya hingga saat ini. “Selama ini saya tinggal dengan bude,” akunya.

Wildan mengaku belajar cara membobol ATM dari Youtube. Dia mempelajari bagaimana cara mengisi ATM. Kemudian, dia mempersiapkan peralatan seperti di video yang dilihat. Nah, yang Wildan lupa, dia ternyata hanya sehari mempelajari cara itu. Sehari belajar, langsung mencoba, dan langsung tertangkap. Kini, dia pun harus bersiap menghadapi tuntutan jaksa. Pemuda ini dijerat pasal 363 ayat 1 pasal 53 KUHP  tentang pencurian dengan pemberatan. Hukuman maksimalnya bisa tujuh tahun penjara.