Seorang Ilmuan Dimakan Hidup-hidup di Manado Sulawesi Utara
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

Seorang Ilmuan Dimakan Hidup-hidup di Manado Sulawesi Utara

ALDI BIMANTARA
Wednesday, February 20, 2019


KamiUpdate.com-Manado Seorang ilmuwan telah dimakan buaya setinggi 16 kaki setelah ia dilaporkan terpeleset dan jatuh ke dalam kandang predator raksasa itu.

Deasy Tuwo, 44, diperkirakan telah meninggal pada hari Jumat ketika mencoba untuk memberi makan hewan di Yosiki Laboratorium CV di desa Ranowangko di Indonesia Pulau Sulawesi Utara.
Polisi mengatakan, ilmuwan itu jatuh ke kolam pengembangbiakan di lokasi itu, tempat buaya melanjutkan untuk menerkamnya. Hanya setengah dari jenazahnya yang ditemukan.

Salah satu rekan Tuwo, Erling Rumengan, 37, mengatakan dia terkejut menemukan tubuhnya ketika dia tiba di laboratorium pada hari Jumat pagi.
"Kami penasaran ketika kami melihat kolam buaya, ada benda mengambang, itu tubuh Deasy," katanya kepada surat kabar Tribun Manado setempat 
"Kami takut menyentuhnya dan melaporkan kejadian itu di kantor polisi."
Pekerja laboratorium lain, Nasran, yang seperti banyak orang Indonesia menggunakan satu nama, menggambarkan Tuwo sebagai orang yang "pendiam" dan "sangat teliti".
Dia menyatakan kebingungan tentang bagaimana ilmuwan yang berpengalaman, yang sering dia izinkan putranya menemani ketika dia memberi makan buaya, telah menjadi korban kecelakaan seperti itu.
Media lokal melaporkan buaya itu, yang bernama Merry, berukuran lebih dari lima meter (16 kaki 5 inci) dari kepala ke ekor dan telah menjadi hewan peliharaan pemilik laboratorium Jepang .