Mengapa Matahari Terbit dan Terbenam Berwarna Orange? Simak Faktanya!
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

Mengapa Matahari Terbit dan Terbenam Berwarna Orange? Simak Faktanya!

Monday, February 4, 2019



Kamiupdate.com Sunrise dan sunset tentu tak akan pernah dilewatkan oleh para penikmatnya, baik mengabadikan pemandangannya yang indah maupun proses terbit dan terbenamnya.

Tapi, apakah pernah terlintas dalam benak kita mengapa ketika matahari terbit maupun terbenam pasti berwarna oranye? Berikut Kamiupdate.com akan membahas fakta dibalik mengapa ketika matahari terbit dan terbenam pasti berwarna oranye.

1. Ahli Metereologi dari Australian Bureau of Metereology, menyatakan ketika matahari terbit maupun terbenam , ia berada di posisi yang rendah. Oleh karena itu, cahaya matahari yang datang ke Bumi melewati atmosfer lebih banyak. Dan ketika mengenai atmosfer, cahayanya menyebar. Sebaran cahaya ini sangat berpengaruh terhadap warna biru yang ada pada sinar matahari.  Sehingga, cahaya yang sampai ke Bumi berwarna merah dan kuning. Dan terlihat oleh mata kita seperti warna oranye.


2. Ketika matahari terbit maupun terbenam, posisi matahari berada lebih rendah dari awan yang ada di langit. Menjadikan sinar matahari yang menuju Bumi dipantulkan lagi oleh awan. Pantulan inilah yang membuat sinarnya menjadi sangat indah.


3. Terakhir, warna yang ada pada cahaya matahari dapat dipengaruhi oleh debu, asap, dan partikel lain di udara. Jika udara disekitar bersih, maka cahaya yang sampai ke Bumi pun semakin jernih.  Begitu pula dengan udara yang bersih membuat awan pun terlihat lebih biru.