Inilah Ciri-Ciri Penyakit Difteri yang Bisa Berakibat Fatal
Cari Berita

Iklan

Advertisement

iklan feed 2019

Inilah Ciri-Ciri Penyakit Difteri yang Bisa Berakibat Fatal

Sunday, February 24, 2019


Kamiupdate.com - Di Indonesia, difteri kembali mewabah karena kurangnya kesadaran masyarakat kita akan pentingnya vaksinasi difteri. Orang-orang yang tidak pernah mendapatkan vaksin difteri sewaktu kecil atau yang tidak mendapatkan vaksin susulan sewaktu dewasa adalah yang paling berisiko terhadap penularan difteri.

Anda dapat terjangkit difteri juga dapat meningkat apabila:
  1. Mengunjungi negara yang sedang dirundung wabah difteri
  2. Memiliki daya tahan tubuh lemah atau penyakit tertentu yang menyerang sistem kekebalan tubuh, seperti AIDS.
  3. Hidup di lingkungan padat penduduk yang sanitasinya buruk
  4. Apa ciri-ciri difteri yang paling umum?
  5. Ciri-ciri difteri biasanya tidak langsung muncul setelah Anda terpapar bakteri pertama kali. Gejala difteri umumnya baru tampak dalam 2-5 hari setelah seseorang terinfeksi. Ini karena bakteri sudah berkembang biak dalam tubuh dan mulai memproduksi racunnya.


Racun akan menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah dan menyebabkan gejala khas difteri yaitu munculnya lapisan abu-abu tebal yang menyelimuti lidah hingga ke bagian dalam hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan.

Berikut ini adalah ciri-ciri difteri umum yang wajib Anda perhatikan dan waspadai:
  • Sakit tenggorokan dan suara serak
  • Kelenjar getah bening membesar; leher tampak bengkak
  • Hidung mampet; hidung meler (ingusan)
  • Ngiler
  • Demam dan menggigil
  • Tubuh terasa lemah, ngilu, dan nyeri (malaise)
  • Sulit menelan
  • Batuk dengan suara keras dan serak
  • Infeksi difteri pada kulit biasanya menunjukkan ciri kulit yang terasa sakit, bengkak, dan kemerahan. Mungkin juga muncul bisul di kulit yang tertutupi oleh selaput kelabu.


Gejala tambahan dapat mulai muncul ketika infeksi berkembang semakin parah, termasuk:
  • Kesulitan bernapas (sesak napas atau bernapas cepat)
  • Perubahan penglihatan
  • Bicara cadel
  • Tanda-tanda syok, seperti kulit pucat dan dingin (mungkin membiru), berkeringat, dan detak jantung yang cepat.


Anak-anak yang terjangkit infeksi difteri dalam rongga di belakang hidung dan mulutnya lebih mungkin untuk menampakkan ciri awal berikut:
  • Mual dan muntah
  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Demam