Batal Maret, Tes CPNS 2019 Lagi-lagi Ditunda!
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

Batal Maret, Tes CPNS 2019 Lagi-lagi Ditunda!

Sunday, February 3, 2019

Kamiupdate.com - Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB)  Syafrudin sebelumnya menyebutkan akan membuka seleksi CPNS 2019 pada Maret 2019 mendatang.

Namun diklarifikasi oleh Menpan RB, lagi-lagi kabar mengenai jadwal seleksi CPNS 2019 ditunda.
Jadwal seleksi CPNS 2019 batal dilaksanakan pada Maret dan akan dilaksanakan pada bulan Juni 2019.

Syafrudin menyebutkan, perihal seleksi CPNS 2019 akan resmi diumumkan pada kuartal III 2019. Sementara tes CPNS akan di adakan pada bulan Juni mendatang.

Pada perekrutan abdi negara tahun 2019 dikabarkan akan fokus dan diprioritaskan pada sektor pendidikan dan kesehatan dan hanya diadakan di tiga Provinsi saja. salah satunya adalah Sulawesi Tengah yang sebelumnya sempat tertunda karena terjadi bencana alam. 

Selain itu seleksi CPNS 2019 juga akan dilaksanakan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang sempat tertunda pada tahun 2018.

"Mohon untuk dipahami, seleksi CPNS pada bulan Maret 2019 hanya untuk daerah yang tahun lalu TERTUNDA penyelengaraan nya yaaa," terang akun @kemenpanrb.

Seorang netter pun mengajukan pertanyaan "bagaimana dengan kabar akan adanya rekrutmen CPNS pada Mei 2019?,"

Dijawab oleh akun @kemenpanrb "hingga saat ini, belum ada informasi lanjud apakah akan ada rekrutmen CPNS kembali pada 2019 atau tidak"

"Jika ada pasti akan kami informasikan kepada kalian," balas akun @kemenpanrb.

Sementara itu rekrutmen CPNS 2019 yang di rencanakan akan dilaksanakan Maret mendatang  dianggap terlalu dekat dengan pelaksanaan Pemilu yang akan diadakan April 2019.

Selain Penundaan rekrutmen CPNS 2019 apakah PPPK juga mengalami penundaan?
mungkin itu yang menjadi  pertanyaan banyak orang.
Jadi Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) juga akan menggelar rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang rencananya akan dibuka pada bulan Februari. 

Namun terkait seleksi PPPK, beberapa Daerah masih mengeluhkan keterbatasan dana untuk biaya penggajian pegawai yang direkrut melalui PPPK.

Dijelaskan oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana untuk perekrutan PPPK masih belum ada wacana ditunda dan masih sesuai dengan rencana awal.

"Sementara Belum ada putusan ditunda. Prinsipny, pemerintah ingi rekrutmen PPPK tahap pertama ini bisa berjalan, Insya Allah Februari-Maret jalan," ujarnya.


Terkait Keluhatn Pemerintah daerah  tentang dana, Bima Haria Wibisana menerangkan hal ini sedang dibahas bersama dalam rapat terbatas kabinet kerja.

PPPK akan diadakan untuk dua tahap dan mulai pada Februari 2019 untuk seluruh wilayah di Indonesia. 

Seleksi akan dibuka pada 2 tahap, tahap awal dikhususkan untuk eks tenaga honorer dan k2 (THK2) pada posisi dosen/guru, teaga kesehatan dan penyluh pertanian yang memenuhi syarat.

Sedangkan tahap kedua, PPPK bertujuan untuk akselarasi kapasitas organisasi serta mencapai tujuan yang strategis.