Asal Usul Panggilan 'Pace dan Mace'
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

Asal Usul Panggilan 'Pace dan Mace'

Monday, February 4, 2019


Kamiupdate.com – Panggilan ‘Pace Mace’ tentu sudah sangat tidak asing lagi untuk kita yang telah lama tinggal di Indonesia bagian timur khususnya Papua. Panggilan Pace dan Mace sudah sangat familiar dalam kehidupan sehari-hari kita.
Walaupun sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, namun apakah kita tahu darimana asal usul kata ‘Pace Mace’ ini? Berdasarkan dari beberapa sumber yag di dapat, kata ‘Pace Mace’ ini berasal dari bahasa Fakfak yang mempunyai arti Om dan Tante.

Sumber lain juga mengatakan panggilan ‘Pace dan Mace’ justru dapat digunakan untuk memanggil seseorang yang lebih tua dari kita. Dengan kata lain, panggilan Pace dan Mace ini tidak hanya untuk Om dan Tante saja.

Terlepas dari semua itu, masyarakat Papua meyakini kata ‘Pace dan Mace’ ini merupakan warisan dari nenek moyang yang masih selalu digunakan hingga saat ini sebagai budaya asli Papua.

Kembali pada pengertian diatas, panggilan Pace dan Mace memang  lebih sering diucapkan pada seseorang yang telah berusia lebih dari 20 tahun. Panggilan ini bermakna sama dengan Mas dan Mbak dalam Jawa.

Hanya terdapat perbedaan, panggilan Pace dan Mace masih dapat digunakan untuk memanggil seseorang yang berusia lebih dari 40 tahun. Sedangkan untuk panggilan Mas dan Mbak di Jawa  sudah tentu tak berlaku lagi untuk mereka yang berusia lebih dari 40 tahun.


Jika kita kembali ke masa dulu sekitar 20 tahun yang lalu, tidak semua orang di Papua mau dipanggil Pace dan Mace. Hal itu karena mereka menganggap usia mereka yang mungkin masi muda dan menganggap  panggilan itu membuat mereka terdengar jauh lebih tua.


Namun itu dulu, di jaman yang sekarang ini situasi telah berbeda. Panggilan ‘Pace dan Mace’ yang dulunya hanya ditujukan untuk para orang tua, sekarang telah banyak digunakan oleh kalangan anak muda sebagai panggilan akrab kepada sesama temannya. Panggilan ini bukan untuk menganggap teman mereka lebih tua namun lebih kepada tingkat keakraban yang sudah terjalin.


Para pendatang yang sudah lama tinggal di Papua pun sudah nyaman dengan panggilan Pace dan Mace. Mereka bahkan senang jika dipanggil Pace dan Mace. Bahkan ketika sedang berada di luar Papua, dan bertemu dengan teman akrab sewaktu di Papua  walaupun bukan asli Papua, mereka bahkan tak segan menyapanya dengan panggilan Pace dan Mace.