3 Media Asing Soroti Isu Papua Merdeka dan Petisi Benny Wenda di PBB
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

3 Media Asing Soroti Isu Papua Merdeka dan Petisi Benny Wenda di PBB

ALDI BIMANTARA
Sunday, February 3, 2019



KamiUpdate.com-Kota Jayapura Dilaporkan pasca adanya kabar pimpinan aktivis Papua merdeka Benny Wenda diselundupkan oleh Vanuatu dalam siding umum PBB beberapa waktu lalu yang membawa petisi menuntut Papua merdeka dan diklaim oleh pihakya telah ditandatangani oleh 1,2 juta penduduk asli Papua sontak membuat isu Papua merdeka dengan embel-embel hak asasi manusia di Papua kembali mencuat perhatian internasional dalam sepekan terkahir.

Berdasarkan pantauan kontributor KamiUpdate.com di laman internet, terdapat 3 situs media internasional yang mengangkat isu Papua merdeka dan membahas mengenai petisi seberat 20 kg yang diklaim telah memuat persetujuan 1,2 juta orang asli Papua barat untuk mengadakan referendum dan menentukan nasib sendiri alias berpisah dari Indonesia. Adapun ketiga media asing tersebut ialah SBS News, The Guardian dan Radio New Zealand (RNZ). Ketiga media asing tersebut mengangkat isu Papua merdeka dan kembali menyoroti masalah hak asasi manusia di Papua barat.  

dukungan PNG untuk Papua barat 

Seperti media asing dari Australia yakni SBS News yang ditulis pada Hari Jumat (01/02) membahas mengenai bagaimana seorang aktivis Papua barat yang dimaksud disini ialah Benny wenda yang menyelinap ke pertemuan PBB untuk menyampaikan pesan langsung kepada Michelle bachelet yang merupakan komisaris PBB. Media asing asal Australia ini juga menampilkan beberapa foto gerakan Papua merdeka dan sebuah foto Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga Papua.

Media dari New Zealand yakni Radio New Zealand (RNZ) juga menyoroti isu HAM di Papua setelah penyelundupan Benny wenda yang membawa petisi Papua merdeka ke dalam delegasi Vanuatu. Berita yang dipublikasikan pada Hari Jumat (01/02) pukul 08:50 waktu setempat tersebut ditulis oleh kontributor RNZ di Pasifik, Johnny Blades. Berita tersebut lebih membahas mengenai besarnya perhatian internasional terhadap perjuangan bangsa Papua barat dalam menentukannya sendiri dan dalam uraian yang dijelaskan sedikit memberikan peringatan kecil kepada Indonesia akan besarnya perhatian dunia internasional terhadap isu Papua. Terdapat 2 poin penting yang diangkat dalam berita tersebut yakni petisi 1,8 juta warga Papua barat yang menyerukan dekolonisasi papua dalam Negara Indonesia. Poin kedua yang menjadi pembahasan yakni seruan mendesak sekretaris Jenderal PBB untuk memastikan badan-badan PBB yang relevan untuk melakukan pengawasan terhadap situasi HAM di Papua. 


Menteri Luar Negeri Indonesia Retno marsudi dan Menlu PNG

Selain kedua media internasional dari Australia dan New Zealand, juga tak ketinggalan portal berita dunia terpopuler yakni The Guardian yang mengangkat 2 topik berita terkait isu Papua merdeka paska penyelundupan Benny wenda ke dalam delegasi Vanuatu untuk menyampaikan petisi dari Papua untuk PBB dan dunia internasional. Sementara itu dalam bahasannya The guardian lebih menonjolkan sisi kemanusiaan dalam perjuangan Papua barat dan hubungan diplomatik antara Indonesia dan negara-negara di Pasifik. The guardian juga menjelaskan terkait usaha Indonesia untuk menekan laju intensitas perhatian negara-negara pasifik terhadap masalah Papua dan penegasan oleh Indonesia bahwa Papua dan Papua barat  yang merupakan kedua provinsi paling timur di Indonesia merupakan bagian sah wilayah kesatuan Republik Indonesia dan tidak ada satu pun negara yang dapat menggugatnya.