2 Kapal Bermuatan Ratusan Elpiji Tenggelam, Satu Orang Meninggal dan 2 Lainnya Hilang
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

2 Kapal Bermuatan Ratusan Elpiji Tenggelam, Satu Orang Meninggal dan 2 Lainnya Hilang

ALDI BIMANTARA
Wednesday, February 6, 2019




KamiUpdate.com-Samarinda Dilaporkan dari Samarinda Kalimantan timur, Kapal bermuatan ratusan elpiji tenggelam akibat sebuah ledakan dari dalam kapal pada Selasa, (05/02) kemarin. Tim SAR gabungan di Samarinda memulai pencarian sekitar pukul 23:30 Wita pada selasa kemarin dan hari ini (06/02) melanjutkan pencarian di hari kedua paska tenggelamnya dua kapal yang memuat ratusan elpiji tersebut di perairan Samarinda, Kalimantan timur. Sejak mendapatkan informasi tenggelamnya 2 kapal yang memuat ratusan elpiji tersebut, tim SAR langsung melakukan pencarian terhadap dua korban yang diduga ikut tenggelam bersama kapal.

Sementara itu, Kepala Unit Siaga SAR Samarinda, saat dikonfirmasi kontributor KamiUpdate.com di Samarinda hari ini (06/02) mengatakan bahwa dari hasil keterangan yang diperoleh dari para saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, serta data yang berhasil dihimpun oleh pihaknya mengemukakan bahwa ledakan tersebut berasal dari KM. Amelia yang mengangkut sembako dan ratusan tabung gas elpiji, dengan tujuan Bidubiduk, Berau.

Lendakan sendiri diduga disebabkan oleh salah satu anak buah kapal (ABK) yang sedang berupaya menyalakan alkon kala itu, kemudian tiba-tiba terjadi ledakan yang berasal dari tempat barang-barang yang diletakkan dan disitu terdapat juga tabung gas elpiji.

“Dari keterangan yang diperoleh dari para saksi dan data yang kita himpun, ledakan disinyalir berasal dari salah satu orang di Kapal yang hendak menyalakan alkon, lalu secara tiba-tiba terjadi ledakan,” Ucap Kepala Unit Siaga SAR Samarinda.

Akibat kejadian ledakan yang mengakibatkan 2 kapal tenggelam tersebut selain KM. Amelia yang hancur, juga terdampak terhadap KM Tanjung Mas yang sedang sandar atau berlabuh di sebelah KM Amelia.

KM. Tanjung Mas pun ikut terdampak akibat ledakan tersebut

“Dua kapal tenggelam, serta dermaga rusak berat. Kemudian selain dilakukan pencarian dengan menyisir di lokasi kejadian juga nantinya kita akan membangun posko pemantauan,” ujarnya

Dampak lain yang ditimbulkan dari peristiwa naas ini, selain mengakibatkan korban jiwa meninggal, uang tunai senilai Rp 40 juta yang disimpan di dalam sebuah tas yang ada di KM, Amelia juga habis.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum dapat memastikan penyebab hilangnya uang tersebut.

“Kita belum dapat memastikan hal tersebut, termasuk penyebab utama dari terjadinya ledakan. Kita masih lakukan penyelidikan,” Ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda, AKP Aldi Alfa Faroqi.

Sebelumnya diberitakan bahwa, ledakan dahsyat tersebut menggelegar disekitar kawasan sungai Kunjang, sekitar pukul 21:00 WITA, pada Hari Selasa (05/02).

Ledakan tersebut juga terdengar hingga radius 5 Km lebih, yang membuat warga sekitar lokasi kejadian merasa panic dan ketakutan.