Seorang Anak Menjadi Korban Pencabulan di Fakfak, Papua Barat
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

Seorang Anak Menjadi Korban Pencabulan di Fakfak, Papua Barat

Thursday, January 10, 2019


kamiupdate.com - Seorang anak berusia 10 tahun, sebut saja Anggrek, menjadi korban pencabulan oleh seorang pria berinisal AKB (31) didalam rumahnnya di Jalan Letda Dirman Rt 21 Kelurahan Wagom, tepatnya dibelakang Supermarket Mini.

Kasat Reskrim Polres Fakfak AKP. Misbachul Munir,S.IK melalui Kaur Bin OPS Reskrim Ipda Slamet Eko R, SH saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pencabulan itu, dan pelaku saat ini telah mendekam di tahanan Mapolres Fakfak.

" Benar, tersangka AKB berusia 31 tahun diduga melakukan pencabulan terhadap anak berusia 10 tahun, tersangka kita tahan di sel tahanan Polres Fakfak untuk proses hukum atas perbuatannya," ujarnya.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Fakfak, tersangka mengaku sedang bersama korban sedang menonton TV didalam rumah, tiba-tiba tersangka memeluk dan mencium korban, lalu korban lari ke dalam kamar.

Tujuan korban masuk ke dalam kamar untuk melarikan diri lewat jendela, namun jendela terkunci dan tidak bisa dibuka. Lalu tersangka masuk ke dalam kamar dan memeluk korban.

Bukan hanya memeluk, namun tersangka melakukan perbuatan bejatnya dengan melakukan oral seks menggunakan mulut korban.

Kejadian itu dilakukan tersangka pada 10 Juni 2018, sebelum lebaran Idul Fitri. Dimana korban dari Bintuni sedang berlibur ke Fakfak dan tinggal di rumah tersangka. Setelah korban kembali ke Bintuni, pada Desember 2018 orang tua korban mengajaknya berlibur ke Fakfak namun korban menolak.

Korban lalu menceritakan kejadian yang menimpa dirinya. Sang Ibu saat berada di Fakfak langsung melaporkan tersangka ke polisi.

Tersangka melanggar pasal 76E jo pasal 82 ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 dan atau pasal 290 ke 2 KUHP pidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.







sumber : kabarfakfak.com