Rekrutmen CPNS di Papua Barat Segera dibuka
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

Rekrutmen CPNS di Papua Barat Segera dibuka

Wednesday, January 9, 2019


kamiupdate.com - Rekrutmen CPNS di Pemerintahan Provinsi Papua Barat tahun 2019 akan segera dibuka. Pemerintah pusat telah memberikan kewenangan ini sepenuhnya ke pemerintah daerah soal teknis pelaksanaannya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua Barat, Yustus Meidodga mengatakan, tentang waktu pelaksanaan masih belum ditetapkan, karena masih menunggu hasil koordinasi pemprov dengan pemeda se Papua Barat.

" Sudah lapor ke sekda (provinsi) untuk mengundang sekda se kabupaten dan kota, untuk menyepakati waktu. Kalau sudah sepakati waktu bary gubernur menyurat ke Menpan untuk tanggal waktu pendaftaran. Sekarang persoalan seleksi CPNS ada di pemerintah daerah," kata Yustus Meidodga, Senin (7/1).

Ia menambahkan, rapat koordinasi dengan kabupaten dan kota membahas teknis pelaksanaan termasuk penentuan kebijakan di masing-masing daerah menyangkut penerimaan CPNS 2019.

" Setelah rapat baru akan disampaikan ke Menpan soal kebijakan daerah. Rapat yang akan menentukan pelaksanaan rekrutmen CPNS apakah bulan ini atau bulan depan," ujar dia.

Pemerintah Provinsi akan membuka 800 formasi. Formasi ini terdiri dari formasi 2014 yang tertahan akibat adanya moratorium (penghentian sementara) penerimaan CPNS dan ditambah formasi 2018.

" Formasi sudah ada dari tahun lalu hanya karena keterbatasan waktu. Kalau daerah (kabupaten/kota) saya tidak tahu. Kalau provinsi itu ada 800an. Lebih utama formasi guru, kesehatan, dan infrastruktur, tapi tidak menutup kemungkinan dibuka juga untuk semua formasi," jelas Yustus.

Yustus  menambahka rekrutmen CPNS telah dianggarkan dalam tahun anggaran 2019. Pemerintah Provinsi Papua Barat masih memiliki pekerjaan rumah sebanyak 1.283 tenaga honorer daerah yang telah bekerja sejak 2005-2012.

Saat ini tenaga honorer tersebar di semua Organisasi Perangkat Kerja Daerah (OPD) di pemprov dan masih aktif bekerja. Ribuan honorer di daerah ini ada yang telah berusia di atas 35 tahun. Jumlahnya pun mencapai ratusan. Padahal usia 35 tahun merupakan batas penerimaan CPNS.

" Honorer yang telah berusia di atas 35 tahun akan tetap direkrugt sebagai pegawai, pengangkatannya melalui mekanisme P3K. Kita berharap tahun ini mereka juga ikut karena PP (Peraturan Pemerintah), terkait P3K sudah keluar," kata Yustus lagi.












sumber : papuakita.com