Pulau Tubir Seram, Dari Masa Kejayaan Hingga Terlupakan
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

Pulau Tubir Seram, Dari Masa Kejayaan Hingga Terlupakan

ALDI BIMANTARA
Monday, January 21, 2019



KamiUpdate.com-Fakfak Jika sobat sudah pernah berkunjung ke kota Pala Fakfak di Papua barat tentunya sobat sudah tidak asing lagi mendengar pulau kecil bernama Pulau Tugu Seram atau Tubir Seram, yah benar sekali pulau yang bernama Tubir Seram tersebut merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di sisi tenggara dari depan Kota Fakfak. Pulau ini dulunya merupakan ikon Kota Pala Fakfak, di pulau kecil ini juga terdapat sebuah tugu seorang pahlawan asli Kabupaten Fakfak yaitu Krapangit Gewab yang menggunakan pakaian adat dan membawa senjata pada jaman Belanda dulu. Hanya saja sulit sekali mendapatkan informasi terkait sosok dibalik patung pahlawan tersebut.

Dahulu Pulau Tubir Seram merupakan daerah wisata yang sangat ramai dikunjungi, penulis yang lahir dan besar di Fakfak semasa kecil pernah merasakan langsung bermain bersama lumba-lumba dan ikan duyung atau dugong yang dijadikan objek wisata menarik kala itu. Selain terdapat kolam penangkaran ikan duyung dan lumba-lumba, tepatnya di Pulau Tubir seram tersebut juga terdapat sebuah ruangan bertingkat yang di dalamnya berisi informasi sejarah perjuangan di Kabupaten Fakfak pada masa silam seperti ukiran dan lukisan yang menempel di dinding yang memenuhi ruangan, terdapat juga senjata, pakaian adat dan barang-barang lainnya yang digunakan oleh masyarakat Fakfak pada zaman dahulu. Sontak ketika masuk tentu akan langsung membawa alam pikiran kita ke masa lampau. Menariknya lagi sobat, di dalam ruangan bertingkat tersebut pengunjung dapat naik hingga ke lantai atas dan melihat Kota Fakfak dari Pulau Tubir seram sambil menikmati pemandangan alam yang indah. 

Tugu Tubir Seram di Tahun 1994 dan Kondisi Saat Ini

Kini, Pulau Tubir Seram yang menyimpan catatan sejarah perjuangan Kabupaten Fakfak dan yang dulunya menjadi objek wisata yang ramai dikunjungi, hanya tinggal cerita dari masa ke masa. Pasalnya, kondisi Pulau kecil yang berada di sisi tenggara bagian depan Kota Fakfak itu sangat memprihatinkan. Bangunan yang dulunya merupakan tempat pengunjung untuk melihat dan mempelajari sejarah, sudah tidak terurus lagi dan tampak kotor, selain itu sebagian dinding sudah lapuk serta lukisan dan ukiran-ukiran yang menggambarkan Fakfak di masa lalu juga sudah tak terawat. Ketika sobat menginjakkan kaki di Pulau Tubir Seram tersebut, sobat hanya akan disambut dengan sebuah gapura bertuliskan “selamat datang di bumi merah putih”. Ketika berjalan terus ke depan, nantinya sobat akan menemukan sebuah prasasti yang sudah tidak terawatt dan tampak tertutup tanaman kemudian tulisannya juga sudah sulit dibaca yang sebenarnya memberikan keterangan bahwa kawasan Tubir Seram diresmikan oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Irian Jaya pada 20 September 1994. 

Dengan melihat kondisi Pulau Tubir Seram di Kabupaten Fakfak saat ini, maka kita sebagai generasi muda seharusnya dapat membuat suatu aksi nyata untuk menyelamatkan tempat wisata bersejarah di Kabupaten Fakfak tersebut. Sebelumnya kesadaran tersebut sudah muncul dari berbagai lapisan masyarakat termasuk kaum muda di Kota Fakfak. Hal itu terlihat jelas melalui platform sosial media yang sudah lama menggaungkan hashtag #SaveTubirSeram dan aksi nyata membersihkan Tugu Tubir Seram. Berdasarkan pantauan dari sosial media Facebook, banyak sekali masyarakat yang ramai membicarakan kondisi jaman dulu saat Pulau Tubir Seram menjadi objek wisata yang terkenal dan kodisi Pulau Tubir Seram yang saat ini memprihatinkan. Tampak masyarakat Kota Fakfak menggungah sebuah gambar yang membandingkan Pulau Tubir Seram pada jaman dulu dan sekarang. 


Aksi Hashtag #SaveTubirSeram di Platform Sosial Media Facebook 

Kejayaan Pulau Tubir Seram Tahun 1990-an dan Kondisi Saat Ini

Tentunya, kita sebagai anak muda dan masyarakat Fakfak tentunya sangat menginginkan Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak bisa memperbaiki kembali Pulau Tubir Seram sehingga kembali menjadi bumi merah putih dan tempat belajar sejarah tentang Fakfak. Perlu diketahui, Fakfak memiliki potensi wisata yang sangat luar biasa seperti pantai yang indah dan juga keunikan buah pala nya. Namun, untuk soal sejarah memang masih minim dan tentunya kita sama-sama berharap agar pemerintah mengembalikan Pulau Tubir Seram menjadi bumi merah putih, tempat kami belajar sejarah. 


Masterplan Perencanaan Pulau Tubir Seram di Kabupaten Fakfak 
 (credit : Facebook.com)