10 Objek Wisata Yang Wajib Dikunjungi di Biak Numfor Papua
Cari Berita

Iklan

Advertisement

Iklan

10 Objek Wisata Yang Wajib Dikunjungi di Biak Numfor Papua

ALDI BIMANTARA
Tuesday, January 1, 2019


         Tidak terasa kita telah memasuki tahun baru 2019, nah bagi sobat yang masih memiliki sisa waktu liburannya di awal tahun ini dan mungkin masih bingung dalam mencari tempat wisata yang bagus serta kebetulan lagi berada di Papua, tak ada salahnya untuk berkunjung ke Kota Biak di Provinsi Papua. Berikut admin menghimpun 10 objek wisata yang wajib dikunjungi di Biak Numfor versi KamiUpdate.com


1. Pantai Samber 



Credit : Aldi bimantara photo

       Tempat paling pertama yang harus anda kunjungi bila sedang berada di Kabupaten Biak numfor ialah sebuah pantai yang berada di Yendidori, Biak barat yang bernama Pantai Samber. Pantai ini memiliki jarak kurang lebih 1 jam perjalanan bila menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat dari pusat Kota Biak. Pantai yang indah dengan pemandangan pohon kelapa di pinggir pantai ini rencananya akan dijadikan sebagai pantai wisata berbasis kearifan lokal daerah loh sobat karena nantinya di pantai ini akan dapat membeli kerjaninan lokal khas Biak. Adapun di Pantai Samber ini, pengunjung akan disuguhi pemandangan indah deretan pepohonan hijau di atas bukit. Pantai Samber juga memiliki bentangan lautan dengan air jernih yang tentunya sangat mengundang untuk berenang atau seedar bermain di bibir pantai.


2. Pantai Wari 



Credit : Dadank Yepese

       Biak merupakan surganya pantai, yah memang kalimat itulah yang tepat untuk menggambarkan Kabupaten yang terdiri dari dua pulau besar tersebut. Setelah Pantai Samber di Biak barat, kini kita bergeser agak jauh di Biak utara, tepatnya di Desa Waromi yang terdapat sebuah pantai cantik yang bernama Pantai Wari. Pantai yang pernah terkena dampak tsunami di Biak pada tahun 1996 ini tetap menampakkan pesona keindahannya dengan memiliki pasir pantai bertekstur halus dan air laut yang kebiruan. Anda yang berkunjung disini, bisa berenang di sungai air tawar jika menyusuri bibir Pantai Wari dan dapat juga melepas aktivitas menyelam di lautan lepas, namun harus berhati-hati karena pantai ini berhadapan langsung ke Samudera Pasifik. Fasilitas penunjang di Pantai Wari uga cukup lengkap, sebut saja kamar mandi dan pondok tradisional yang bisa dipakai untuk duduk bersantai.


3. Pantai Batu Picah




Credit : Aldi Bimantara photo

        Pantai Batu picah atau biasa disebut juga Batugong merupakan salah satu pantai di Pulau Biak yang memiliki keistimewaan yang akan membuat sobat ingin terus berkunjung ke pantai ini. Pantai Batu picah terletak di pesisir utara Biak, tepatnya di Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua yang mempunyai bentuk karang yang luar biasa indah serta sanggup memecah ombak besar. Karena terkenal dengan karangnya yang indah maka dinamakanlah Pantai Batu picah. Sobat juga bisa berfoto di atas batu karang tersebut, dan akan lebih indah ketika ombak datang.  Hal inilah yang menjadi daya tarik bagi pelancong atau wisatwan yang datang berkunjung menghabiskan sisa waktu liburan mereka di Biak.  


4. Telaga Biru Wopersnondi



Credit : Aldi Bimantara photo 


        Tanah Papua memang memiliki banyak misteri keindahan alam, setidaknya itulah faktanya jika anda berada di salah satu objek wisata yang berada di tengah hutan di Kabupaten Biak numfor ini. Telaga biru Wopersnondi atau yang lebih dikenal masyarakat dengan nama Samares ini terletak di Kampung Sepse, Biak timur Kabupaten Biak numfor. Untuk anda pelancong atau wisatawan yang sedang berencana untuk melakukan perjalanan wisata ke Kabupaten Biak numfor dalam waktu dekat, sudah seharusnya memasukkan tempat yang satu ini ke dalam daftar objek wisata di Biak yang harus anda kunjungi. Telaga Biru Wopersnondi ini dapat ditempuh dalam waktu 2 jam dari pusat Kota Biak. Perjalanan tidak selesai sampai disitu saja, anda harus melanjutkan dengan berjalan kaki yang relative cukup dekat dengan kondisi jalan setapak yang dibuat di tengah pepohonan. Setelah anda sampai, anda langsung disambut dengan kicauan suara burung yang merdu dan mata anda akan terpana dengan pesona warna biru jernih Telaga Wopersnondi. Sejenak sobat akan melupakan lelahnya perjalanan tentunya jika telah sampai dan dapat menikmati suasana panorama alam yang ada tentunya. Hanya saja tempat wisata ini merupakan tempat wisata yang bersifat terbatas dalam hal pengunjung karena hal ini diberlakukan untuk menjaga nuansa alami objek wisata tersebut. Setelah puas berfoto mengabadikan momen di Telaga biru ini dan hendak akan pulang, jangan lupa mampir ke pantai Samares yang berada di bagian bawah jalan sebelum menuju telaga ini.


5. Air Terjun Warsa 



Credit : Aldi Bimantara photo

       Jika sobat sedang berada di Biak, dan ingin menikmati kesegaran air terjun, air terjun Warsa adalah salah satu rekomendasi yang bagus untuk sobat kunjungi nh. Air terjun Warsa terletak di Distrik Warsa Biak utara, kalau dari pusat Kota Biak biasanya sobat membutuhkan waktu 1-2 jam untuk sampai pada air terjun ini tergantung kecepatan dan kendaraan apa yang kamu pakai.

      Dari parkiran pinggir jalan cukup dengan berjalan kaki kurang lebih 200 meter saja untuk sampai di air terjun Warsa, tidak ada biaya masuk cukup membayar biaya parkir Rp. 5.000,- saja. Air terjun Warsa ini kalau dilihat sepintas memang tidak terlalu tinggi, ketinggiannya mungkin sekitar 6 meter saja., air terun yang turun berasal dari sungai yang ada di atasnya, tanpa ada celah pada tebingnya, Hal unik pada air terun ini adalah warna batunya yang putih hampir mirip semacam batu kapur. Airnya jernih dan pada kolamnya berwarna agak biru karena bisa jadi dipengaruhi oleh dalamnya kolam dan warna batunya. Suasana di air terjun Warsa ini sejuk sama seperti air terjun pada umumnya, untuk foto-foto sobat harus pintar mengambil angelnya yah.


6. Air Terjun Karmon  



Credit : Aldi Bimantara Photo 


       Masih dari Biak, objek wisata air terjun lainnya yag patut anda kunjungi selain air terjun Warsa ialah Air terjun Karmon yang terletak di Biak utara dan lokasinya tidak terlalu jauh dari jalan utama dengan berjalan kaki kurang lebih 100 meter. Air terjun Karmon memiliki karakteristik dinding batu yang unik. Guratan buntalan-buntalan batu bervariasi seperti menempel di dinding tebingnya. Tidak hanya buntalan-buntalan itu, tempela seperti jamur yang berjejer membuat dinding itu terpahat sangat jelas oleh gejala alam. Hasil pahatan itu adalah sebuah seni alam yang tak bisa ditandingi oleh buatan manusia. Air terjun Karmon patut sobat coba karena sedikit berbeda dengan air terjun Warsa yang mempunyai aliran air terjun yang pendek, air terjun Karmon mengalir deras dan panjang menuruni dinding tebing sehingga sangat menantang untuk dijelajahi.


7. Kepulauan Padaido




Credit : Fandi R. Photo


Pesona tanah Papua memang bukan hanya soal keindahan bahari Raja ampat, yah kalimat tersebut memang benar adanya sobat. Jika sobat sedang berada di Biak atau berencana akan berkunjung ke Kabupatrn Biak numfor tentunya sudah seharusnya dari jauh-jauh hari merencankan untuk berkunjung ke Kepulauan Padaido yang merupakan sektor unggulan pariwisata Kabupaten  Biak numfor ini. Kepulauan Padaido merupakan gugusan kepulauan yang terdiri dari 31 pulau dan 10 pulau diantaranya berpenghuni. Kepulauan Padaido terletak di sepanjang sisi tenggara Pulau Biak, Papua dan secara geografis dibagi menjadi dua bagian, yaitu Padaido bawah dan Padaido atas sedangkan pulau yang menjadi pemisah antara keduanya adalah Pulau Pakreki.
Konon katanya Kepulauan Padaido pada jaman dahulu kala  bernama Kepulauan Schouter, berasal dari nama pemimpin rombongan pelaut dari Belanda yang pertama kali menemukan kepulauan tersebut pada tahun 1602, Willian Schouter. Sedangkan nama Padaido berasal dari bahasa setempat yang berarti keindahan yang tidak dapat diungkapkan, dan nama ini sangat cocok dengan kenyataannya. Bagaimana tidak indah jika kepulauan ini merupakan gugusan pulau-pulau karang dengan berbagai jenis habitat seperti atol, karang tepi, dan goa-goa bawah laut. Kepulauan Padaido juga memiliki luas terumbu karang untuk reef flat sekitar 9.252,1 ha2 dan deep reef 328,2 ha. Dan untuk kamu ketahui loh sobat, bahwa beberapa penyelam internasional berpendapat bahwa kawasan Pantai Padaido, merupakan salah satu kawasan yang memiliki terumbu karang yang paling spektakuler. Taman laut yang sangat indah ini sangat cocok untuk petualangan menyelam dan snorkeling tentunya.


8. Pantai Raja Tiga, Adoki



Credit : Fandi R. Photo


       Jika Papua barat punya Raja ampat yang sudah tersohor di seluruh nusantara, maka lain halnya dengan Provinsi Papua yang memiliki keindahan pantai yang tidak kalah indahnya dengan Raja ampat. Sebuah pantai yang bernama Pantai Raja tiga di Adoki Biak ini hanya berjarak 4 kilometer dari pusat Kota Biak, pantai dengan gugusan 3 pulau kecil ini terletak di Kampung Adoki, Kabupaten Biak numfor. Jika sobat berkunjung ke Biak dalam waktu dekat jangan lupa mampir ke pantai yang satu ini karena sobat akan dimanjakan dengan angin daerah pesisir yang sejuk serta pemandangan tiga bongkahan pulau karang di tengah laut yang berwarna biru kehijauan. Posisi ketiga pulau tersebut tidak terlalu jauh dari daratan utama Biak. Kalau air sedang surut, sobat dapat berjalan kaki menuju ke pulau-pulau itu, sementara kalau air pasang sedang naik, pengunjung juga bisa menyeberang menggunakan perahu yang disedikan oleh masyarakat lokal setempat dengan kisaran biaya Rp 10.000 - Rp. 15.000,- saja per orangnya. Ketika sedang berjalan kaki di pulau-pulau kecil itu, sobat akan menjumpai karang, rumput laut, dan ikan kecil yang terlihat jelas di atas permukaan. Bagi sobat yang gemar memanjat tebing, pulau-pulau kecil di Adoki menyimpan banyak pilahan jalur untuk memanjat. Nah, jadi jika sobat sedang mengunjungi Biak, jangan lupa untuk singgah di Pantai Raja tiga adoki yah.


9. Pantai Anggaduber  



Credit : Fandi R. Photo


        Jika saat ini anda berada di Biak atau akan melakukan perjalanan wisata ke Kota Biak, maka tempat kesembilan yang harus anda kunjungi ialah Pantai Anggaduber. Pantai Anggaduber terletak di Distrik Biak timur, jarak tempuh untuk sampai di pantai indah ini sekitar 50 menit dari Biak kota atau pusat Kota Biak. Untuk bisa sampai di pantai ini, sobat bisa memilih salah satu jalur atau jalan waktu tempuhnya hampir sama 50 menit saja. Jalan pertama sobat bisa melewati jalan raya Bosnik, melewati jalan ini juga cukup bagus karena nantinya akan melewati pantai yang lumayan ramai, hanya saja jalannya bergelombang yang bikin kurang enak kalalu dilewati apalagi kalau dalam keadaan ngebut. Adapun jalur kedua sobat bisa melewati jalan raya Biak timur, yang arah datangnya dari Kelurahan Sumberker, kondisi jalannya sepi dan jalannya tidak bergelombang jadi cukup nyaman juga untuk dilewati walaupun sobat tidak akan melihat pantai di jalannya seperti rute yang pertama. Kalau penulis boleh menyarankan, mending perginya melalui jalur yang pertama dan pulangnya melalui jalaur yang kedua, biar lebih merasakan suasananya terlebih bagi sobat yang baru pertama kali ke Biak. Setelah sampai di Biak timur jangan keingungan nanya pantainya dimana yah, karena pantainya persis di pinggir jalan raya tanpa harus masuk semak atau hutan.

       Pantai Anggaduber memiliki pasir yang putih dengan keunikan tebing karang yang tidak terlalu tinggi dan masih aman jika sobat ingin loncat untuk mandi atau berenang dari sana dengan tujuan untuk menguji adrenalin. Fasilitas di pantai ini tersedia honai-honai yang bisa disewa dengan harga sewanya sekitar 50-100 ribu rupiah, dan terdapat juga kamar mandi untuk mengganti pakaian. Tips buat sobat yang akan berkunjung ke pantai ini adalah membawa bekal sendiri seperti ikan bakar ataupun jagung bakar karena akan sulit menemukan orang yang berjualan di pantai ini. Selain itu, Kampung yang berada di kawasan pantai Anggaduber ini juga direncanakan pengembangannya sebagai kampung minawisata, dimana aktivitas wisata mancing akan menjadi aktivitas wisata unggulan di kawasan tersebut. Wah, menarik yah sobat jadi apakah sobat tertarik untuk berkunjung kesini.


10. Goa Jepang Binsari Biak



Credit : Yuda B. Ramandey Photo


      Jika sobat berada di Biak, tidak sah jika tidak melakukan perjalanan wisata sejarah. Yah berwisata sambil belajar banyak hal di Biak pastinya sangat mengesankan dan tidak akan mudah dilupakan. Tentu, masyarakat di Papua sudah banyak yang tahu bahwa Kabupaten Biak numfor menyimpan banyak sekali dari catatan kelam perang dunia ke II di wilayah pasifik mulai dari terbunuhnya pasukan tentara Jepang hingga misteri cerita kelam perang dunia ke II kala itu yang menyeramkan. Nah, di Kabupaten Biak numfor tepatnya di Desa Ambroben yang masuk di dalam daerah Sumberker terdapat sebuah Goa bersejarah yang bernama Goa Jepang Binsari Biak. Waktu tempuh menuju lokasi goa tersebut dari pusat keramaian Kota Biak sangat dekat karena hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Goa Jepang Binsari Biak merupakan salah satu peninggalan pada masa perang dunia ke-2. Goa tersebut selain dijadikan tempat wisata atau museum bagi wisatawan baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Perlu sobat ketahui bahwa kononnya, goa ini merupakan tempat wajib turis Jepang yang singgah di Biak untuk berziarah mengingat banyaknya nyawa prajurit jepang yang meninggal di goa ini. Adapun tiket masuk ke lokasi Goa Jepang ini berada yaitu Rp. 50.000.- per kelompok. Relik-relik yang tersisa di masa perang dunia ke-II di pelataran situs Goa Jepang Binsari terlihat masih Nampak. Ketika mengikuti titian tangga menuju ke dalam Goa Jepang Binsari ini, sobat akan disuguhkan dengan bentuk Goa Jepang yang menjorok ke bawah. Tempat persembunyiannya ditutupi oleh banyak pohon dan juga bebatuan serta terdapat juga stalaktit di dalamnya. Wah menarik yah sobat bila kamu bisa berkunjung kesini, karena kamu tentu sudah tahu pesan bapak proklamator kita bahwa “Jangan sekali-kali melupakan sejarah” nah, berkunjung dan mempelajari sejarah perang dunia ke-II di Goa Jepang Binsari Biak adalah pilihannya.


     Itulah 10 objek wisata yang patut anda kunjungi bila berada atau sedang melakukan perjalanan wisata ke Kabupaten Biak numfor di Provinsi Papua versi KamiUpdate.com . Biak tentu masih memiliki banyak potensi objek wisata lainnya yang patut sobat kunjungi di lain kesempatan dan yang paling penting ketika sobat bekunjung ke Biak atau dimana saja, janganlah lupa untuk selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah semabrangan. Selamat Berlibur dan Selamat Berwisata !!!